Literasi Digital dan Berpikir Kritis dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia: Menjawab Tantangan Era Disrupsi Informasi
Keywords:
literasi digital, berpikir kritis, pembelajaran bahasa indonesiaAbstract
Era disrupsi informasi menuntut transformasi fundamental dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Penelitian ini mengkaji integrasi literasi digital dan pengembangan kemampuan berpikir kritis sebagai respons terhadap tantangan informasi berlebih, hoaks, dan disinformasi yang merajalela di ruang digital. Melalui pendekatan kualitatif dengan studi literatur dan analisis kebijakan, penelitian ini mengeksplorasi strategi pembelajaran yang mengintegrasikan kompetensi literasi digital dengan kemampuan berpikir kritis dalam konteks Kurikulum Merdeka. Temuan menunjukkan bahwa siswa menghadapi tantangan signifikan dalam memverifikasi informasi digital, dengan 78% siswa kesulitan membedakan fakta dan opini dalam teks digital. Integrasi teori konstruktivisme sosial Vygotsky dan hipotesis input komprehensibel Krashen terbukti efektif dalam mengembangkan literasi kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan model pembelajaran yang menggabungkan analisis teks multimodal, evaluasi sumber informasi digital, dan pengembangan kemampuan argumentasi berbasis bukti. Asesmen autentik dengan pendekatan responsif berbasis konteks budaya lokal diperlukan untuk mengukur kompetensi literasi digital dan berpikir kritis secara holistik. Implikasi penelitian mencakup perlunya pelatihan guru dalam pedagogi literasi digital, pengembangan bahan ajar kontekstual, dan kebijakan pendidikan yang mendukung transformasi pembelajaran bahasa di era digital.
Kata kunci: literasi digital; berpikir kritis; pembelajaran bahasa Indonesia; disrupsi informasi; hoaks; Kurikulum Merdeka; konstruktivisme sosial
Downloads
References
Ennis, R. H. (2011). The nature of critical thinking: An outline of critical thinking dispositions and abilities. University of Illinois.
European Commission. (2019). Digital competence framework for citizens. Luxembourg: Publications Office of the European Union.
Facione, P. A. (1990). Critical thinking: A statement of expert consensus for purposes of educational assessment and instruction. Millbrae, CA: California Academic Press.
Gilster, P. (1997). Digital literacy. New York: Wiley Computer Publishing.
Ihsan, M. B., & Artika, I. W. (2025). Integrasi mamangan adat Minangkabau dalam pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis teori konstruktivisme sosial Vygotsky untuk pengembangan literasi kritis. Journal of Social Humanities and Education, 1(2), 212-220.
Ihsan, M. B., & Iftanti, E. (2022). Analisis butir soal pilihan ganda penilaian akhir semester tahun pelajaran 2020/2021 mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas XI di SMAN 1 Boyolangu. Diakses dari http://repo.uinsatu.ac.id/30271/
Ihsan, M. B., Ismawati, E., & Tukiyo. (2025). The relationship between animated caricature media use and vocabulary mastery and anecdotal text ability. Indonesian Journal of Advanced Research (IJAR), 4(11), 2451-2466.
Ihsan, M. B., & Maryani, S. (2025). Integrasi Teori Hipotesis Input Komprehensibel Stephen Krashen dalam perancangan kurikulum pembelajaran Bahasa Indonesia pada pondok pesantren modern berbasis teknologi pendidikan. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 4(02).
Ihsan, M. B., Maryani, S., & Rosmasta, H. (2025). Pengembangan model evaluasi responsif Stake dalam asesmen pembelajaran Bahasa Indonesia berbasis konteks budaya lokal dan kebutuhan stakeholder pendidikan. Journal of Humanities and Education Studies, 243-254.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. (2024). Laporan survei literasi digital Indonesia. Jakarta: Kominfo.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Panduan pembelajaran dan asesmen Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemendikbud.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Cambridge, MA: Harvard University Press.
Warschauer, M., & Matuchniak, T. (2010). New technology and digital worlds: Analyzing evidence of equity in access, use, and outcomes. Review of Research in Education, 34(1), 179-225.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mohd Bahaudin Ihsan (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.








