Peran Edukasi Gizi Keluarga Dalam Pencegahan Stunting:  Pendekatan Berbasis Komunitas

Authors

  • Oman Sukmana

    Universitas Muhammadiyah Malang
    Author
  • Lina Sudarwati

    Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
    Author
  • Hadriana Marhaeni Munthe

    Universitas Sumatera Utara, Medan, Indonesia
    Author

Keywords:

stunting, edukasi gizi keluarga, pencegahan berbasis komunitas

Abstract

Stunting tetap menjadi tantangan kesehatan masyarakat utama di Indonesia dengan prevalensi 19,2% pada tahun 2023, meskipun telah mengalami penurunan dari 37,2% pada tahun 2013. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas program edukasi gizi keluarga berbasis komunitas dalam upaya pencegahan stunting pada periode 1000 Hari Pertama Kehidupan. Metode penelitian menggunakan desain quasi-experimental dengan pre-post test control group design, melibatkan 120 keluarga dengan ibu hamil dan balita di wilayah Jakarta Timur yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Intervensi edukasi gizi dilaksanakan selama 6 bulan melalui kelas ibu hamil, konseling gizi individual, cooking demonstration, dan pendampingan kader posyandu. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pengetahuan gizi ibu dari skor rata-rata 45,2 menjadi 82,3 (p<0,001), perubahan positif praktik pemberian makan dengan peningkatan keragaman pangan dari 38% menjadi 75%, serta perbaikan status gizi balita dengan penurunan prevalensi stunting dari 28,5% menjadi 15,7% dalam kelompok intervensi. Analisis regresi logistik mengidentifikasi bahwa edukasi gizi yang intensif, dukungan keluarga, dan akses terhadap pangan bergizi merupakan faktor protektif signifikan terhadap stunting. Temuan ini mengonfirmasi bahwa pendekatan edukasi gizi berbasis komunitas yang melibatkan keluarga secara holistik efektif untuk pencegahan stunting dan dapat direplikasi di berbagai wilayah dengan adaptasi konteks lokal.

 

Kata Kunci: Stunting, Edukasi Gizi Keluarga, 1000 Hari Pertama Kehidupan, Gizi Masyarakat, Pencegahan Berbasis Komunitas

Downloads

Download data is not yet available.

References

Black, R. E., et al. (2013). Maternal and child undernutrition and overweight in low-income and middle-income countries. The Lancet, 382(9890), 427-451. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60937-X

Dewey, K. G., & Begum, K. (2011). Long-term consequences of stunting in early life. Maternal & Child Nutrition, 7(Suppl 3), 5-18. https://doi.org/10.1111/j.1740-8709.2011.00349.x

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023. Jakarta: Kemenkes RI.

Prendergast, A. J., & Humphrey, J. H. (2014). The stunting syndrome in developing countries. Paediatrics and International Child Health, 34(4), 250-265. https://doi.org/10.1179/2046905514Y.0000000158

Ruel, M. T., & Alderman, H. (2013). Nutrition-sensitive interventions and programmes: How can they help to accelerate progress in improving maternal and child nutrition? The Lancet, 382(9891), 536-551. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(13)60843-0

Stewart, C. P., et al. (2013). Contextualising complementary feeding in a broader framework for stunting prevention. Maternal & Child Nutrition, 9(Suppl 2), 27-45. https://doi.org/10.1111/mcn.12088

TNP2K. (2017). 100 Kabupaten/Kota Prioritas untuk Intervensi Anak Kerdil (Stunting). Jakarta: Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan.

UNICEF. (2020). Conceptual Framework on Maternal and Child Nutrition. New York: UNICEF.

WHO. (2014). Global Nutrition Targets 2025: Stunting Policy Brief. Geneva: World Health Organization.

WHO. (2021). Levels and trends in child malnutrition: UNICEF/WHO/World Bank Group Joint Child Malnutrition Estimates. Geneva: World Health Organization.

Downloads

Published

2026-01-30